PADANG, MATA-AKTIVIS.COM — Upaya digitalisasi pendidikan di Kota Padang terus didorong melalui pemanfaatan teknologi informasi dalam proses belajar mengajar. Salah satunya melalui penerapan Learning Management System (LMS) bertajuk “Ruang Kelas Digital” yang dikembangkan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Padang dengan SMPN 17 Kota Padang sebagai sekolah percontohan (pilot project).(27/10/2026)
Penerapan awal sistem tersebut berlangsung di SMPN 17 Kota Padang, Selasa (27/10/2026). Program ini menjadi langkah untuk mengintegrasikan pengelolaan pembelajaran berbasis digital sekaligus mendukung program unggulan Padang Juara dan konsep Smart City di Kota Padang.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Padang, Tommy TRD, menyampaikan bahwa pengembangan LMS Ruang Kelas Digital merupakan bentuk fasilitasi pemerintah daerah dalam mendorong pemanfaatan teknologi untuk menunjang proses pendidikan yang lebih efektif dan terintegrasi.
Menurutnya, sistem ini dirancang untuk memudahkan guru dalam mengelola tugas, memantau proses pembelajaran, serta merekapitulasi nilai siswa melalui satu platform digital.
“Dinas Kominfo memfasilitasi pengembangan LMS Ruang Kelas Digital sebagai bagian dari upaya mendorong transformasi digital di bidang pendidikan. Melalui sistem ini, pengelolaan tugas, nilai, dan pemantauan perkembangan belajar siswa dapat dilakukan dengan lebih mudah dan terintegrasi. SMPN 17 kita jadikan pilot project. Semoga bisa direplikasi ke sekolah se-Kota Padang,” ujar Tommy TRD.
Memudahkan Guru dan Orang Tua Memantau Perkembangan Siswa
LMS Ruang Kelas Digital berawal dari inovasi kelas digital yang diterapkan di SMPN 17 Kota Padang. Inovasi tersebut kemudian dikembangkan menjadi sistem pembelajaran daring agar dapat dimanfaatkan oleh seluruh siswa di sekolah tersebut.
Melalui platform ini, guru dapat memberikan tugas, mengelola penilaian, dan memantau perkembangan belajar siswa secara lebih terorganisasi. Sistem tersebut juga dilengkapi fitur leaderboard atau papan peringkat yang diharapkan dapat mendorong motivasi dan semangat siswa dalam mengikuti pembelajaran.
Selain mendukung aktivitas guru dan siswa, LMS Ruang Kelas Digital juga menyediakan akses bagi orang tua untuk memantau perkembangan nilai dan hasil belajar anak. Dengan demikian, orang tua diharapkan dapat lebih terlibat dalam mendukung proses pendidikan di rumah.
Tommy menambahkan bahwa pemanfaatan teknologi digital di lingkungan sekolah tidak hanya berkaitan dengan penggunaan aplikasi, tetapi juga harus memberikan manfaat nyata bagi seluruh pihak yang terlibat dalam pendidikan.
“Pemanfaatan teknologi digital di lingkungan sekolah juga menjadi bagian dari dukungan terhadap program Padang Juara dan Smart City. Melalui LMS ini, teknologi diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi guru, siswa, dan orang tua dalam mendukung proses pendidikan,” katanya.
SMPN 17 Padang Dukung Optimalisasi Teknologi Pembelajaran
Kepala SMPN 17 Kota Padang, Suryati, menyambut baik pengembangan LMS Ruang Kelas Digital yang difasilitasi Diskominfo Kota Padang. Menurutnya, sistem tersebut dapat menjadi sarana untuk meningkatkan semangat belajar siswa sekaligus mendorong guru agar lebih optimal memanfaatkan teknologi informasi dalam kegiatan belajar mengajar.
Suryati menilai, perkembangan teknologi membuka peluang bagi guru untuk mengembangkan metode pembelajaran yang lebih variatif, termasuk dengan memanfaatkan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) secara tepat sesuai kebutuhan pembelajaran.
“Melalui LMS ini, guru juga bisa lebih mengoptimalkan penggunaan teknologi informasi dan AI dalam proses pembelajaran. Kami ingin memanfaatkan fasilitas ini sebaik mungkin agar kegiatan belajar mengajar lebih efektif dan bisa menjadi contoh bagi sekolah lain,” ungkap Suryati.
Menunggu Pengembangan dan Replikasi ke Sekolah Lain
Penunjukan SMPN 17 Kota Padang sebagai sekolah percontohan menjadi tahap awal dalam pengembangan dan implementasi LMS Ruang Kelas Digital. Pemerintah Kota Padang berharap sistem tersebut dapat dikembangkan lebih lanjut dan berpotensi diterapkan di sekolah-sekolah lain di Kota Padang.
Ke depan, keberhasilan penerapan LMS tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan platform digital, tetapi juga oleh kesiapan guru, kemudahan akses bagi siswa dan orang tua, serta pemanfaatan sistem secara konsisten dalam kegiatan pembelajaran.
Melalui pengembangan Ruang Kelas Digital, digitalisasi pendidikan di Kota Padang diharapkan mampu memperkuat pengelolaan pembelajaran, meningkatkan keterlibatan orang tua, serta mendukung terciptanya proses pendidikan yang lebih terintegrasi sejalan dengan program Padang Juara dan konsep Smart City.
(fh. Mata-aktivis.com)










